Policy on the use of GenAI

KEBIJAKAN PENGGUNAAN KECERDASAN BUATAN (GEN-AI)
Jurnal Ulum al-Hadith — Ma'had Aly Assunniyyah Jember

Sejalan dengan pedoman etika publikasi ilmiah internasional yang ditetapkan oleh Committee on Publication Ethics (COPE), Jurnal Ulum al-Hadith menetapkan kebijakan ketat terkait penggunaan Kecerdasan Buatan Generatif (seperti ChatGPT, Gemini, Claude, dll.) dalam penulisan dan proses reviu artikel. Kebijakan ini bertujuan untuk menjaga orisinalitas, akuntabilitas, dan integritas akademik.

A. Prinsip Utama Penggunaan Gen-AI
1 Larangan Kepengarangan (Authorship) AI

Program Kecerdasan Buatan (AI) tidak boleh dicantumkan sebagai penulis (author) atau rekan penulis (co-author). AI tidak dapat bertanggung jawab secara hukum maupun etik atas isi makalah.

2 Kewajiban Pengungkapan (Disclosure)

Jika penulis menggunakan AI untuk membantu penyusunan artikel, hal tersebut wajib dinyatakan secara eksplisit pada bagian Metode Penelitian atau Ucapan Terima Kasih (Acknowledgments). Sebutkan nama alat AI, versi, dan tujuan spesifik penggunaannya.

3 Akuntabilitas Penuh Penulis

Penulis manusia memegang tanggung jawab 100% atas akurasi, orisinalitas, dan integritas seluruh isi artikel. Penulis wajib memastikan tidak ada bias, plagiasi, atau halusinasi data (informasi palsu) yang dihasilkan oleh AI.

B. Parameter Penggunaan AI (Do's & Don'ts)
✅ Diperbolehkan (Dengan Transparansi) ❌ Dilarang Keras
  • Memperbaiki tata bahasa, ejaan, dan gaya penulisan (proofreading).
  • Menerjemahkan teks dari bahasa asing ke bahasa penulisan jurnal.
  • Membantu merapikan format sitasi atau daftar pustaka.
  • Menemukan literatur awal (dengan verifikasi manual pada sumber primer).
  • Menghasilkan teks konseptual utama, analisis data, atau ide dasar penelitian.
  • Menyusun kesimpulan atau temuan akhir (hasil penelitian).
  • Membuat kutipan atau sumber referensi fiktif yang tidak pernah ada.
  • Memanipulasi gambar, grafik, atau hasil olah data.
C. Kebijakan Khusus bagi Mitra Bestari (Reviewers) & Editor

Proses penelaahan artikel berstatus sangat rahasia. Memasukkan naskah penulis ke dalam platform AI eksternal adalah pelanggaran kerahasiaan.

⚠️ Peringatan Kerahasiaan Privasi: Reviewer dilarang keras mengunggah (upload) naskah penulis yang sedang direviu ke perangkat AI Publik (seperti ChatGPT) untuk meminta AI menulis draf laporan reviu, membuat ringkasan, atau menilai kualitas artikel. Hal ini berisiko menyebabkan naskah yang belum terbit masuk ke dalam database publik penyedia layanan AI.
Pembaruan Terakhir: Kebijakan AI Generatif Jurnal Ulum al-Hadith